
Masjid Al Wustho Mangkunegaran
Masjid Al Wustho adalah masjid agung bagi Mangkunegaran. Masjid merupakan salah satu dari empat komponen penting dalam tata kota

Masjid Al Wustho adalah masjid agung bagi Mangkunegaran. Masjid merupakan salah satu dari empat komponen penting dalam tata kota

Kota Mangkunegaran adalah wilayah yang berada di sekitar Pura Mangkunegaran. Saat ini, wilayah tersebut telah berganti nama menjadi Kecamatan

Pada masa pemerintahan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro VII, penambahan dan penyempurnaan bangunan terjadi di Pendhapa Ageng Pura Mangkunegaran, termasuk memberi ragam

Berawal dari isu kesehatan masyarakat, Ponten Mangkunegaran dibangun pada tahun 1936 di bawah pemerintahan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro VII. Pada awal

Mangkunegaran memiliki budaya politik yang telah dikembangkan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro I (1757-1795). Sebagai kelanjutan

Sistem peradilan di Mangkunegaran menggunakan produk hukum yang serupa dengan yang berlaku di Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Sistem

Pendidikan bagi bumiputera di Surakarta berkembang pesat pada awal abad ke-20. Hal tersebut tak lepas dari munculnya Politik Etis,

Bahkan hingga kini, batik Mangkunegaran terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Batik ini menjadi bukti keawetannya dan terus menginspirasi. Motifnya

Dalam banyak budaya di seluruh dunia, perempuan prajurit selalu menjadi figur yang mengundang kekaguman. Mereka bukan hanya sekadar pejuang,